RSS

Cake Pandan


Assalamualaikum...

Tetangga di sebelah rumah hampir selesai merenovasi rumah mereka. Banyak kayu sisa bongkaran rumah numpuk, bahkan sebagian sudah mulai dibakar sama tukang yang kerja. Iseng aku samperin ke sana. Cerita sama yang punya rumah, juga pak tukang. Katanya kayu kayu itu semua mau dibakar, tapi diansur takut kalo apinya besar nanti mengganggu tetangga. 
Olaaahhh.... sayang banget. Aku perhatikan ada kayu sisa pintu dan beberapa papan yang sedikit keropos dengan ulir kayu menonjol ke luar. Momen inilah yang beberapa bulan ini aku tunggu. Pengen bangen punya papan tua yang sedikit keropos untuk alas saat aku moto makanan buatanku. Mupeng lihat foto teman teman di beberapa blog dengan latar belakang kayu tua. Menurut aku sexi banget fotonya he..he..
Singkat cerita...atas izin yang punya rumah dan pak tukang, aku berhasil membawa pulang beberapa kayu yang aku inginkan.
Dan tadi pagi, dibantu suami aku mulai membersihkan kayu sisa tersebut. Setelah dikeringkan rencananya akan aku cat. Dan kayu yang mulai keropos akan aku vernis agar ulir kayunya tetap terlihat.


Disaat aku dan suami bekerja berdua tadi. Suami berucap "nanti ayah ganti lensa camera ibu. Biar hasil fotonya lebih bagus lagi"
Hah... aku pandang suami. Rasa bermimpi. (Cubit2 pipi sendiri) gimana tidak...beliau selama ini sepertinya cuek dengan hobiku. Dan yang lebih parah lagi beliau ini  orang yang susuh kalo difoto. Jika kita pergi sekeluarga setiap moment foto "biar ayah yang foto" ucapnya. Padahal hasil fotonya kalo boleh jujur... gak ada bagusnya sama sekali ^_^ (saat ini lupakan....)
Yang bikin aku jingkrak jingkarak... suamiku ini kalo janji pasti ditepati. Dan diapun hapal... kalo berjanji sama aku, sebelum dipenuhi aku nagih terus. 
Ahhh.... semoga secepatnya...amin...

Nah... apa hubungannya dengan cake pandan Len....??
Begini... sebagai ucapan rasa terima kasih dan  untuk memperlihatkan rasa gembira aku. Aku buatkan suami cake pandan. Untuk ngeteh beliau usai ngecat papan hasil 'mulung' aku.  Mau buat yang lain gak sempat. Stok di dapur terbatas karena aku belum belanja bulanan.



Cake Pandan
Resep : Yongki Gunawan

Bahan:
25 daun suji + 4 lembar daun pandan + 50 ml air (aku skip daun suji)
125 ml santan dari 1/2 butir kelapa (aku paku santan instant)
50 gr margarin, lelehkan
6 butir telur
225 gr gula pasir
1 sdt cake emulsifier 
250 gr tepung terigu
1 sdt baking powder
1/2 sdt baking soda (aku gak pake)
50 gr kenari cincang (aku ganti sukade)

Caranya:
1. Blender suji, pandan dan air. Saring
2. Masukan air perasan air suji ke dan santan. Aduk rata. Campur margarin leleh. Aduk kembali hingga rata.
3. Kocok telur, gula dan cake emulsifier hingga mengembang dan pucat (putih) sisihkan.
4. Campur tepung terigu, baking powder, baking soda hingga rata. Masukan sebagian ke dalam adonan telur. Sedikit demi sedikit bergantian dengan santan. Aduk rata. Masukan kenari cincang (aku sukade) aduk perlahan. (Jika ingin sukada tidak terbenam di dasar adonan. Balur sukade dengan tepung. Aku sengaja menumpung sukade di dasar adonan. Agar Eira gampang memakan cake ini. Karena dia tidak suka sukade.)
5. Tuang adonan keloyang yang telah diolesi margarin.
6. Oven pada suhu 180℃ selama 60 menit. Atau hingga cake matang.
7. Angkat. Potong sajikan

Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Wassalam


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bubur Pulut Hitam


Assalamualaikum....

Lupa sudah berapa lama tidak membuat makanan yang satu ini. Saat aku kecil dulu mamaku suka membuat bubur ini untuk sarapan kami sebelum berangkat kesekolah. Aku masih ingat kala itu pagi pagi mama memarut kelapa untuk dijadikan kuah santan, hanya memakai parutan tradisional. Parutanya seperti leher bebek yang dibelakang ada bangku buat diduduki saat kita memarut kelapa. Kebayang betapa susahnya memarut kelapa kala itu. Ditambah lagi keterbatasan peralatan yang dimiliki mama. Kalo ingin membuat pecal, mama menggunakan lesung untuk menghancurkan kacang dan bumbunya. Kata mama...lebih enak begitu, lebih harum jadinya. Salut banget sama mama... keterbatasan alat tak membuat semangatnya surut untuk memberi yang terbaik bagi kami anak anaknya.


Adek Wira sudah dua hari belakangan ini request bubur pulut hitam untuk sarapan pagi. Tapi baru ketemu pulut hitam yang bagus kemaren sore di super market dekat les anak anak. Di warung dekat rumah ada sih jual pulut hitam tapi pulutnya sudah lama sepertinya. Sudah mulai berserbuk dan berkutu. Pecinta pulut hitam harus hati hati dalam membeli pulut karena kutu kecil yang ada di dalam pulut kadang bisa luput dari pandangan jika kita tidak benar benar memperhatikannya. 

Pulut sudah didapat, saat kita memasak.... yuk kedapur...

Bubur pulut hitam
Resep by :Lenny

Bahan rebusan pulut

500 gr pulut hitam. Cuci bersih. 
2 liter air untuk merebus. Bisa ditambah jika dirasa kurang.
300 gr gula pasir
2 lembar daun pandan

Bahan kuah santan
1 butir kelapa dijadikan 1 liter santan.
1 sdt garam
1 lembar daun pandan

Caranya:
1. Masukan pulut hitam, daun pandan dan air ke dalam panci. Gunakan panci yang agak besar karena jika matang pulut akan mengembang 2 kali lipat dari semula. Rebus pulut bersama air hingga mendidih. Sesekali diaduk agar tidak lengket dan gosong di dasar panci. Gunakan api sedang. Masak terus hingga pulut hitam empuk. Bisa ditambahkan air jika air hampir habis sementara pulut belum empuk.
2. Jika pulut sudah empuk dan air tinggal sedikit masukan gula pasir. Aduk perlahan. Aduk hingga gula larut. Angkat
3. Kuah santan: rebus santan bersama garam dan daun pandan hingga mendidih, sambil diaduk agar santan tidak pecah. Koreksi rasa. (Aku suka kuah santan yang agak sedikit asin agar klop dengan pulut yang manis.)

Cara penyajian:

Tuang rebusan pulut di piring, lalu tambahkan kuah santan.

Siap dinikmati.

Selamat mencoba. Semoga bermanfaat

Wassalam

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mie Ayam Menggunakan Mie Labu


Bismilahirohmanirohim
Assalamualaikum...

Siapa yang suka mie? Pasti banyak yang suka ya... terutama kalo mie instant, iya kan??? Aku rasa lebih dari separuh penduduk dunia pernah makan mie. 
Tapi coba tanya, siapa yang pernah buat mie? Yakin dehhhh...pasti hanya sedikit yang pernah melakukan kegiatan ini. 
Sebenarnya membuat mie tidaklah sesulit yang dibayangkan. Apalagi kalo dirumah punya mixer atau rebread. Gak butuh waktu lama, mie sehat home made pun tersaji di depan mata. Selain sehat mie buatan sendiri ini lebih cantik dan bisa kita buat beraneka warna dengan bahan yang sehat tentunya. Seperti yang aku buat kali ini. Aku menambahkan labu kuning untuk warna kuning pada mie. Jika ingin warna hijau bisa membahkan jus sawi, warna ungu dengan membahkan ubi ungu atau warna merah dengan tambahan jus bit. 
Jika sudah nyotok mie di kulkas, tinggal mikirin mau masak apa hari ini? Aku mah....kalo ada stok mie dikulkas bermacam macam makan tiba tiba nempel di pikiran he..he...



Kali ini aku membuat mie ayam dengan menggunakan mie labu kuning yang telah aku buat sehari sebelumnya. Resep mie ayam aku dapat dari blog ummu Fatimah. Tertarik untuk memcoba karena resepnya simple. Hanya saja aku tidak menggunakan jamur kancing karena memang susah mendapatkan jamur di kotaku. Meski begitu rasanya tetap enak kok....thank  ya ummu untuk share resepnya.

Mie labu kuning

Bahan:
350 gr tepung terigu (pake protein tinggu lebih bagus)
200 gr labu kuning, kukus haluskan
50 gr tepung tapioka
1 sdt garam
1 butir telur
100 ml air es. 
Tepung tapioka untuk taburan.

Caranya:
1. Masukan semua bahan mie kecuali air ke dalam mangkok mixer. Mixer hingga adonan berbutir butir. 
2. Tambahkan air es sedikit demi sedikit. Aduk hingga kalis.
3. Matikan mixer dan giling adonan menggunakan ampia. Mulai dari ukuran terbesar hingga terkecil. 
4. Setelah adonan tipis. Potong dengan pemotong mie. Jangan lupa taburi tepung tapioka agar adonan tidak lengket.
5. Mie siap digunakan

Tips
Jangan simpan mie di dalam wadah tertutup agar mie tidak lengket.

Mie ayam

Bahan:
1/2 kg dada ayam tanpa tulang. Rebus dengan 2 liter air. Sisihkan kaldu untuk kuah.
250 gr mie keriting rebus (aku pakai mie buatan sendiri)
250 gr jamur kancing iris tipis (aku gak pake)
Satu ikat sawi rebus, potong potong tiriskan ( aku gak dipotong sawinya)
Minyak goreng untuk menumis bumbu

Bumbu halus
5 siung bawang putih
8 bh bawang merah
5 butir kemiri (aku pake 3)
1 ruas kunyit
3 cm jahe
3-4 cm lengkuas
1/2 sdt merica bubuk
1 sdm ketumbar bubuk (aku pake 1/2 sdt ketumbar utuh)

Bumbu tumisan ayam
1/2 bagian tumisan bumbu halus
3 sendok sayur air kaldu ayam
3-4 sdm kecap manis
Garam dan gula secukupnya

Bahan kuah
1/2 bagian tumisan bumbu halus.
1250 ml kaldu ayam (air rebusan ayam)
Garam secukupnya
Sejumput gula

Caranya:
1. Tumis bumbu halus hingga harum. Bagi memjadi 2 bagian. Separuh dipakai untuk tumisan ayam separuh lagi kuah bumbu.
2. Tumisan ayam: potong kecil kecil ayam yang sudah direbus tadi. Panaskan minyak diwajan. Masukan separuh tumisan bumbu halus. Tuang kaldu ayam. Masukan potongan ayam. Tuang kecap manis. Bila perlu tmbah merica bubuk, garam dan gula pasir. Koreksi rasa. Untuk tumisan ini sedikit asin. Dominan manis
Jika bumbu sudah meresap pada ayam, matikan api.
3. Kuah mie: didihkan kaldu ayam. Masukan separuh tumisan bumbu halus. Tambah gula dan garam secukupnya. 
Untuk kuah dominan rasa asin. Angkat.
(Aku tambahkan daun bawang di kuah)
4. Penyajian: tuang mie pada mangkok, tambah kuah mie, aduk rata. Tambah sawi rebus, tumisan ayam diatasnya. Sajikan dengan saos sambal atau cabe rawit.

Selamat memcoba semoga bermanfaat.

Wassalam








  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cupcake Tape


Assalamualaikum

Buat cake ini kemaren, saat kewarung di ujung jalan lihat ada yang jual tape. Langsung terbayang cupcake tape. Beberapa hari ini teman fb ku rajin banget posting cupcake tape. Setiap hari temanku ini membuat cake untuk snack box orderannya, anehnya posting capcake tape kok begitu membekas dipikiranku ( cie..cie bahasanya)
Tanpa banyak fikir langsung aku beli sitape. Karena kemaren aku sibuk banget (baca:menyibukan diri) sebelum masak untuk suami pulang makan siang, aku masak cupcake tape ini dulu. Kalo aku masak setelah masak sambal...pasti malas. Pengen tidurlah...pengen nonton korealah..
Banyak pokoknya yang menghalai. Nah...mumpung lagi on fire, langsung panasin oven. 

Cake tape paling enak dimasak menggunakan santan dari pada butter. Aroma ceke juga lebih khas. 
Didapurku hanya ada santan instan dingin dari kulkas. Malas mau manasin, santannya langsung aku blender bersama tape. Was was juga awalnya...takut cake jadi bantat. Mungkin efek di blender, dingin santan berkurang dan cakenya matang dengan sempurna tanpa bantet


Cup cake tape

Bahan:
4 butir telur
120 gr gula pasir
100 gr tepung terigu protein sedang
100 ml santan instant (tanpa ditambah air)
200 gr tape singkong
Sedikit garam
1 sdt vanila
1 sdt emulsifer
1/2 sdt baking powder
Kismis 2 sdm (aku gak timbang...kira2 aja)
Keju parut untuk taburan

Caranya:
1. Blender sebentar tape, santan  dan garam.
2. Kocok telur, gila pasir hingga gula larut. Masukan emulsifer, kocok lagi hingga putih berjejal.
3. Masukan terigu, baking powder dan vanili sambil diayak diatas adonan.
4. Masukan tape yang telah diblender bersama santan secara bertahap sambil diaduk rata. Masukan juga kismis. Aduk lagi. Agar kismis tidak terbenam di dalam cup, sebelum di masukan ke adonan taburi kismis dengan tepung terigu
5. Tuang ke cup kertas. Taburi parutan keju diatasnya.
6. Oven pada suhu 180℃ selama 25- 30 menit. Atau hingga matang.

Hasilnya lebih kurang 12 buah.

Selamat mencoba. Semoga bermanfaat
Wassalam

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Birthday Cake nan Girlsly


Assalamualaikum....
Cake ulang tahun pesanan ibu Rifka untuk putri beliau Alya yang berulang tahun ke 1 hari ini.


Terima kasih orderannya ibu.... happy birthday Alya cantik.....

Sahabat... maaf fotonya gelap, karena cake ini akan diantar pagi hari maka aku ambil fotonya sebelum sholat subuh. Ehhh.. lampu emergency habis batrai pula. Matahari juga belum menampakan cahayanya. Jadi begini deh.....

Wassalam



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Puding Roti


Assalamualaikum...

Dari kemaren anak anak ngemilnya roti leopard yang dioles selai coklat. Mungkin pagi ini mereka bosan. Kata kak Lala, "makan satu lembar roti buatan ibu, bisa kenyang berjam jam" he..he..iya sih...aku motong rotinya ketebal. Mana tekstur rotinya padet lagi....


Biar ganti suasana, roti yang hanya tinggal 6 lembar aku jadiin puding roti. Buat pagi pagi untuk sarapan anak anak dan ayahnya. Alhamdulilah... semua suka.


Puding Roti

Bahan
6 lembar roti tawar
500 ml susu uht putih
80 gr gula pasir
3 butir telur
Untuk taburan
Kismis, kacang mete, choco chip dan keju parut. Atau sesuai stok di dapur saja.

Caranya:
1. Potong roti kotak kotak kecil. Tata sebagian diloyang atau piring tahan panas. Tabur kismis, choco chip, kacang mete dan keju. Sisihkan.
2. Campur susu, telur dan gula pasir. Aduk rata menggunakan whisk. Hingga gula larut. 
3. Tuang sebagian susu diatas roti. Selanjutanya tata sisa roti diatas roti yang telah diberi susu. Beri bahan taburan.
4. Tekan sedikit menggunakn garpu. Hingga semau bagian roti terendam susu.
5. Oven pada suhu 180 ℃ selama 30-35 menit.
6. Keluarkan dari oven. Siap dihidangakn.
Lebih nikmat lagi jika dihidangkan dalam keadaan dingan.

Selamat mencoba
Wassalam

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Leopard Bread



Assalamualaikum
Hai..hai sahabat.....
Pada suatu hari aku jalan jalan di dunia maya. Sebanarnya gak ada tujuan, pengen cari sesuatu yang baru khususnya tentang kuliner. Ehhh tetiba ujung jari terhenti di blog Nasi lemak lover. Kagum banget lihat hasil olahan rotinya. Walau sebenarnya hanya roti tawar tapi dengan di modif hingga menyerupai corak leopard atau macan tutul, wowww.... mengagumkan.

Alhamdulilah kemaren aku lagi gak ada kesibukan. Bereksperimen aku membuat roti simacan tutul.

Membuatnya gak susah kok, hanya butuh kesabaran menggulung satu persatu warna leopard dan menyusunnya di loyang. Jika biasanya kita membuat roti tawar tinggal gulung adonan letak diloyang roti lalu oven. Nahh....kalo ini agak ribet....tapi ribetnya sedikit kok...benaran...he..he..



Hasil roti yang aku buat belum memuaskan. Jauuuuhh banget dari sempurna. Aku memakai loyang roti bakar ukuran 22x10x9 cm yang pakai tutup diatasnya. Entah karenan adonan terlalu banyak sehingga tutup atas loyang terbuak saat dibakar. Akibatnya roti menjulang dan pecah dibagian atasnya. Selain itu warna leopardnya juga kurang gelap. 
Besok besok harus dicaba lagi.... semangat Len...semangat....◎_◎



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Orderan Imlek 2016




Beberapa orderan imlek yang sempat didokumentasikan. Terima kasih customer setia dapur ibu lala wira.
Semoga suka. Mohon maaf atas segala kekurangan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Apple Pie


Assalamualaikum...

Buat apple pie karena ingin memanfaatkan 3 buah apple yang hampir satu minggu terabaikan diatas meja makan. Biasanya menghabiskan apple adalah tugas si emak. (Baca :aku) Terutama jika si emak lagi insyaf...sadar berat badan semakin bertambah, makan malamnya hanya pake sebiji apple saja. Pura pura gak kenal nasi walau dalam hati menjerit.

Dikerenakan seminggu ini kak Lala lagi keluar kota mengikuti olimpiade science bersama teman dan gurunya, sehingga makanan dirumah numpuk. Biasanya kak Lala lah tukang pelopor buka tutup kulkas cari cemilan. Dan adiknya jadi ikut ikutan. Seminggu gak ada kakak, adik wira jadi jarang buka kulkas. Jarang ngemil. Hanya aku dan ayahnya yang semangat ngemil tak surut tetap berkobar dengan alasan sayang mubazir ...kawannya setan ^_^

Singakat cerita (oppss..) apple ini gak ada yang makan. Dari pada busuk dan berakhir ditong sampah maka aku buatlah pai dengan isian apple. Yakin deh aku...kalo dah jadi pai pasti seisi rumah gak ada yang nolak. Pasti semua suka.


Dugaanku gak meleset. Baru saja apple pie keluar dari oven, duo krucil dikomandoi ayahnya rebutan mau potong. Syukur aja bisa dicegah. Aku dikasi waktu 5 menit buat moto. Alamak..... seperti jaman penjajahan ini. Pontang panting cari kamera. Cari properti foto. Gak sempat nyusun, si krucil sudah duduk disamping aku sambil sesekali nyomotin. "Cuma ambil remahan kok buu..."
Gak konsentrasi... nyerah...

Bagi sahabat yang ingin membuat, resepnya aku ambil dari blog teh ricke. Cucok sama resep ini. Semua bahan dan caranya gak ada yang aku modif. Asli nyonteknya.

Selamat mencoba...


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS